Laman

Kamis, 05 Mei 2011

KOTA TER-..






Kota dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia adalah kota Tokyo yang diperkirakan memiliki jumlah penduduk sebanyak lebih dari 33 juta jiwa. Sedangkan New York dan Sao Paulo menduduki urutan kedua dan ketiga dengan jumlah penduduk masing-masing mencapai 17 juta. 
TOKYO

KOTA DENGAN WILAYAH TERLUAS DIDUNIA
Sedangkan kota dengan wilayah terluas jatuh pada kota Mount Isa yang terletak dibarat laut Queensland, Australia. Luasnya mencapai hampir 41 ribu kilometer persegi dengan memiliki jalan raya kota sepanjang 189 km yang merupakan jalan raya kota terpanjang di dunia.


mount isa

KOTA TERKECIL DIDUNIA DENGAN PENDUDUK TERSEDIKIT DIDUNIA
Tahukah Anda kota terkecil di dunia, baik dalam hal ukuran kota maupun jumlah penduduk? Itulah kota Hum yang terletak di Kroasia dengan jumlah penduduk hanya 23 orang. Kota tua ini didirikan pada tahun 1102 yang sebelumnya bernama Cholm, yang masih memiliki arsitektur gedung pada jaman abad pertengahan.
Hum
KOTA TERTUA DAN TERMUDA DIDUNIA
Percaya tidak, bahwa kota tertua dan kota termuda di dunia berada di area wilayah yang sama? Buktinya adalah kota tertua di dunia adalah kota Jericho (di Arab disebut Ariha) yang diperkirakanberusia lebih dari 10 ribu tahun. Sedangkan kota termuda di dunia jatuh pada kota Tel Aviv, yang berusia sekitar 80 tahun. Dan dua kota itu berada dalam wilayah timur tengah yang terus menerus bergolak.
Jericho
tel aviv

KOTA DENGAN DARATAN TERENDAH DAN TERTINGGI DIDUNIA
Selain sebagai kota tertua di dunia,Jericho juga dianggap sebagai kota dengan daratan paling rendah di dunia. Kota tersebut berada 260 meter (853 kaki) di bawah permukaan laut! Sedangkan kota yang berada di daratan tertinggi dipegang oleh kota Potosi di Bolivia, yang memiliki ketinggian sekitar 4100 meter (13.500 kaki) di atas permukaan laut! Kota ini juga ditetapkan UNESCO sebagai warisan dunia yang harus dilindungi.
Potosi

KOTA TER'JANGKUNG' DIDUNIA
Hong Kong adalah kota dengan julukan kota 'terjangkung' di dunia, karena memiliki sekitar lebih dari 7.500 gedung pencakar langit, lebih banyak dari gedung 'penggaruk langit' yang dimiliki kota New York.
Hong Kong

KOTA PERTAMA YANG PENDUDUKNYA MENCAPAI 1JT ORANG
Tahukah Anda, bahwa kota pertama yang jumlah penduduknya 1 juta orang adalah Roma, Italia, pada 133 SM? Jumlah penduduk di London, Inggris mencapai 1 juta pada 1810, dan New York City, New York. di AS mencapainya pada 1875. Kini ada lebih dari 300 kota di dunia dengan penduduk lebih dari 1 juta orang 

Roma 




KOTA TERBERSIH DIDUNIA

AMSTERDAM, BELANDA




KOTA TERINDAH DIDUNIA


SWISS


Kamis, 24 Maret 2011

Affandi, pelukis Indonesia yang mendunia..

Saya hanya sekedar berbagi, ternyata ada juga pelukis asal Indonesia yang bisa mendunia..
Namanya Affandi Koesoema (EYD :  Affandi Kusuma)
Affandi terkenal dengan lukisannya yang memiliki aliran Ekspresionisnya. dia telah mengadakan banyak pameran tunggal di India, Inggris, Eropa, dan Amerika Serikat.


Berikut informasi yang dapat saya berikan..


 Affandi lahir di Cirebon, Jawa Barat, pada tahun 1907. Tanggal dan bulan kelahirannya tidak diketahui secara pasti. Ayahnya yang bernama R. Koesoema adalah seorang mantri ukur pada pabrik gula di Ciledug. Affandi menempuh pendidikan terakhir AMS-B di Jakarta. Pada umur 26 tahun, tepatnya pada tahun 1933, Affandi menikah dengan Maryati, gadis kelahiran Bogor. Affandi dan Maryati dikaruniai seorang putri yang nantinya akan mewarisi bakat ayahnya sebagai pelukis, yaitu Kartika.
     Sebelum mulai melukis, Affandi pernah menjadi guru dan pernah juga bekerja sebagai tukang sobek karcis dan pembuat gambar reklame bioskop di salah satu gedung bioskop di Bandung. Pekerjaan ini tidak lama digeluti karena Affandi lebih tertarik pada bidang seni lukis. Sekitar tahun 30-an, Affandi bergabung dalam kelompok Lima Bandung, yaitu kelompok lima pelukis Bandung. Mereka itu adalah Hendra Gunawan, Barli, Sudarso, dan Wahdi serta Affandi yang dipercaya menjabat sebagai pimpinan kelompok. Kelompok ini memiliki andil yang cukup besar dalam perkembangan seni rupa di Indonesia. Kelompok ini berbeda dengan Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) pada tahun 1938, melainkan sebuah kelompok belajar bersama dan kerjasama saling membantu sesama pelukis.
     Pada tahun 1943, Affandi mengadakan pameran tunggal pertamanya di Gedung Poetera Djakartayang saat itu sedang berlangsung pendudukan tentara Jepang di Indonesia. Empat Serangkai --yang terdiri dari Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan Kyai Haji Mas Mansyur-- memimpin Seksi Kebudayaan Poetera (Poesat Tenaga Rakyat) untuk ikut ambil bagian. Dalam Seksi Kebudayaan Poetera ini Affandi bertindak sebagai tenaga pelaksana dan S. Soedjojono sebagai penanggung jawab, yang langsung mengadakan hubungan dengan Bung Karno.
     Sebelum dan setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 yang dikumandangkan Bung Karno dan Bung Hatta, Affandi aktif membuat poster-poster perjuangan untuk membangkitkan semangat perjuangan rakyat Indonesia terhadap kaum kolonialisme Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia. Kegiatan ini dilakukan bersama-sama dengan pelukis dan seniman lain yang tergabung dalam Seksi Kebudayaan Poetera, antara lain: S. Soedjojono, Dullah, Trubus, dan Chairil Anwar. Selanjutnya, Affandi memutuskan untuk pindah ke Yogyakarta dan mendirikan perkumpulan "Seniman Masyarakat" 1945. Perkumpulan ini akhirnya menjadi "Seniman Indonesia Muda" setelah S. Soedjojono juga pindah ke Yogyakarta. Pada tahun 1947, Affandi mendirikan "Pelukis Rakyat" bersama Hendra Gunawan dan Kusnadi, untuk memberikan kesempatan belajar kepada angkatan muda yang haus mendapatkan pendidikan dan praktek seni lukis. Lalu pada tahun 1948, Affandi pindah kembali ke Jakarta dan turut mendirikan perkumpulan "Gabungan Pelukis Indonesia".
     Tidak lama setelah itu, yaitu pada tahun 1949, Affandi mendapat Grant dari pemerintah India dan tinggal selama 2 tahun di India. Di sana, Affandi melakukan aktivitas melukisnya dan juga mengadakan pameran di kota-kota besar hingga tahun 1951 di India. Selanjutnya, Affandi mengadakan pameran keliling di negara-negara Eropa, diantaranya London, Amsterdam, Brussel, Paris dan Roma. Affandi juga ditunjuk oleh pemerintah Indonesia untuk mewakili Indonesia dalam pameran Internasional (Biennale Exhibition) tiga kali berturut-turut, yaitu di Brasil (1952), di Venice (Italia - 1954), dan di Sao Paulo (1956). Di Venice, Italia, Affandi berhasil memenangkan hadiah.


Berikut beberapa karya Affandi yang dapat saya berikan..

Rabu, 23 Maret 2011

Dunia tahun 3.000


alat cukur automatis dari tahun 3.000. Dagu Ayah akan tetap halus dan bersih tanpa krim dan busa yang berantakan.


Pada tahun 3000, pakaian Anda akan secara otomatis dan mengubah diri anda untuk tinggal di dunia fashion.

Pada tahun 3000, mendapat cokelat hanya akan memakan waktu beberapa detik.

Pada tahun 3000, Anda tidak akan membawa tas ransel.Tetapi tas ransel akan membawa Anda.

Pada tahun 3000, perangkat khusus akan secara otomatis mengurus hidung beringus ketika Anda sakit.

Pada tahun 3000, kosmetik akan menjadi jauh lebih mudah untuk digunakan.

Pada tahun 3000, Anda akan menghemat waktu dengan memiliki sebuah robot yang membuat Anda latihan pada saat Anda tidur.


Pada tahun 3000, topi helikopter akan membuat Anda lebih cepat dan lebih mudah dari pada sepeda Anda.

Pada tahun 3000, pro atlet akan mendapat banyak uang, mereka hanya mempekerjakan orang yang bermain untuk mereka.

Pada tahun 3000, jins berkaki empat akan memastikan Anda memiliki tempat untuk duduk kemana Anda pergi.

Pada tahun 3000, untuk menghemat bensin, sekolah akan mengganti semua sopir bus mereka dengan sirkus berkinerja.


Pada tahun 3000, mobil akan selalu harus berhenti untuk tanda berhenti.

Pada tahun 3000, Anda akan mengubah satu aktor dalam sebuah pertunjukan tanpa mengubah pertunjukan itu sendiri.


Pada tahun 3000, para dokter juga akan menjadi penyihir, sehingga mereka dapat memeriksa tulang tanpa x-ray.

Pada tahun 3000, barbeque dapat membakar dirinya sendiri

Pada tahun 3000, kemeja yang terbuat dari bulu kucing tidak hanya akan menjadi lembut dan hangat, mereka akan membersihkan dirinya sendiri pembersihan.


Pada tahun 3000, foodzooka akan membuat waktu makan siang Anda menjadi lima detik lamanya.

Pada tahun 3000, mereka akan membuat pakaian dari pizza.



Minggu, 20 Februari 2011

25 Primata Paling Terancam Punah di Dunia

25 Primata Dunia Paling Terancam Punah (The World’s 25 Most Endangered Primates) adalah daftar 25 spesies primata yang dipilih dan diterbitkan oleh IUCN Species Survival Commission bekerja sama dengan International Primatological Society (IPS), dan Conservation International (CI).
Sejak tahun 2000, ketiga organisasi ini mengkaji, memilih, dan menerbitkan daftar 25 spesies primata yang paling terancam punah dari seluruh dunia. Daftar 25 spesies primata paling terancam kepunahan ini diperbarui setiap dua tahun sekali.
Indonesia Rangking Ketiga. Dalam daftar 25 primta paling terancam punah di dunia (The World’s 25 Most Endangered Primates) terbaru, edisi 2008-2010 telah ditetapkan 25 spesies primata yang paling terancam punah yang berasal dari 17 negara.

Orangutan Sumatera selalu masuk dalam 25 Primata Dunia Paling Terancam Punah
Indonesia menduduki peringkat ketiga jumlah spesies terbanyak dalam daftar 25 spesies primata paling terancam punah edisi 2008-2010 dengan 4 spesies primata. Rangking pertama dan kedua diduduki oleh Madagaskar dan Vietnam dengan jumlah spesies yang sama, lima primata.
Empat primata asal Indonesia yang mendapat ‘kehormatan’ masuk list The World’s 25 Most Endangered Primates adalah Orangutan sumatera, tarsius siau, kukang jawa, dan simakubo (monyet ekor babi) asal kepulauan Mentawai.
Daftar 25 Primata paling terancam punah di dunia. Daftar ini terbagi dalam empat kelompok wilayah yaitu Madagaskar, Asia, Afrika, dan Neotropics (Amerika tengah dan Amerika Selatan). Berikut adalah daftar 25 Primata paling terancam punah di dunia (The World’s 25 Most Endangered Primates) selengkapnya.
Primata paling terancam punah dari wilayah Madagaskar:
  • Greater Bamboo Lemur (Prolemur simus). Primata telah masuk dalam daftar spesies primata paling terancam punah 4 kali berturut-turut sejak 2002. Populasinya diperkirakan hanya antara 100-160 ekor.
  • Gray-headed Lemur (Eulemur cinereiceps). Masuk daftar spesies primata paling terancam punah 3 kali berturut-turut sejak 2004. Populasinya diperkirakan hanya antara 2.268-7.265 ekor.
  • Sclater’s Lemur (Eulemur flavifrons). Jumlah spesies antara 450–2.300 ekor dan baru masuk dalam daftar edisi 2008.
  • Northern Sportive Lemur (Lepilemur septentrionalis). Jumlah spesies kurang dari 100 ekor dan baru masuk dalam daftar edisi 2008.
  • Silky Sifaka (Propithecus candidus). Spesies dengan populasi antara 100-1.000 ini masuk daftar 25 Primata paling terancam punah di dunia 5 kali berturut-turut sejak edisi tahun 2000-2008.
Primata paling terancam punah dari wilayah Afrika:
  • Rondo Dwarf Galago (Galagoides rondoensis). Terdapat di Tanzania. Populasinya tidak diketahui. Masuk dalam daftar pada edisi 2006 dan 2008.
  • Roloway Monkey (Cercopithecus diana). Terdapat di Ghana. Jumlah populasinya tidak diketahui. Masuk dalam daftar pada edisi 2002, 2006, dan 2008.
  • Tana River Red Colobus (Procolobus rufomitratus). Terdapat di Kenya. Jumlah populasinya kurang dari 1.000 ekor. Masuk dalam daftar pada edisi 2002, 2004, 2006, dan 2008.
  • Niger Delta Red Colobus (Procolobus epieni). Primata dari Nigeria. Jumlah populasinya tidak diketahui. Masuk dalam daftar pada edisi 2008.
  • Kipunji (Rungwecebus kipunji). Terdapat di Tanzania. Populasinya sekitar 1.117 ekor. Masuk dalam daftar pada edisi 2006 dan 2008.
  • Cross River Gorilla (Gorilla gorilla diehli). Primata asal kamerun dan Nigeria dengan populasi antara 200 hingga 300 ekor. Masuk dalam daftar 5 kali berturut-turut sejak 2000 hingga 2008.
Primata paling terancam punah dari wilayah Asia:
  • Orangutan Sumatera atau Sumatran Orangutan (Pongo abelii). Orangutan ini endemik Sumatera, Indonesia. Populasinya diperkirakan 6.600. masuk dalam daftar 5 kali berturut-turut sejak 2000 hingga 2008.
  • Tarsius Siau (tarsius tumpara) masuk The World's 25 Most 
Endangered Primates dua edisi terakhirTarsius Siau atau Siau Island Tarsier (Tarsius tumpara). Primata berasal dari Pulau Siau, Sulawesi, Indonesia. Jumlahnya kurang dari 1.000 ekor. Masuk dalam daftar pada edisi 2006 dan 2008.
  • Kukang Jawa atau Javan Slow Loris (Nycticebus javanicus). Primata asal Jawa, Indonesia. Populasi tidak diketahui dan masuk daftar pada edisi 2008.
  • Simakubo atau Monyet ekor babi atau Pig-tailed Langur (Simias concolor). Primata endemik Kepulauan Mentawai, Indonesia. Populasinya sekitar 3.347 dan masuk dalam daftar 4 kali berturut-turut sejak 2002 hingga 2008.
  • Delacour’s Langur (Trachypithecus delacouri). Primata asal Vietnam dengan populasi yang hanya 200 ekor. Masuk daftar 5 kali berturut-turut sejak 2000.
  • Golden-headed Langur (Trachypithecus poliocephalus poliocephalus). Subspesies ini masuk daftar 5 kali berturut-turut sejak 2000. Populasi antara 60-70 ekor saja.

  • Monyet ekor babi, 4 kali berturut-turut masuk dalam daftar 25 primata dunia paling terancam punah
    Western Purple-faced Langur (Trachypithecus vetulus nestor). Subspesies yang terdapat di Srilanka ini tidak diketahui populasinya dan telah masuk daftar pada edisi 2004, 2006, dan 2008.
  • Grey-shanked Douc (Pygathrix cinerea). Primata asal Vietnam ini mempunyai populasi antara 600-700 ekor dan telah masuk daftar 25 primata paling terancam 5 kali berturut-turut sejak 2000.
  • Tonkin Snub-nosed Monkey (Rhinopithecus avunculus). Vietnam. Populasinya sekitar 200 ekor dan masuk daftar 5 kali berturut-turut sejak 2000.
  • Eastern Black Crested Gibbon (Nomascus nasutus). Primata dari China dan Vietnam dengan populasi sekitar 110 ekor. Masuk daftar pada 2008.
  • Western Hoolock Gibbon (Hoolock hoolock). Primata ini terdapat di Bangladesh, India, dan Myanmar. Populasinya sekitar 5000 ekor. Dimasukkan dalam daftar pada edisi 2006 dan 2008.
Primata paling terancam punah dari wilayah Neotropics:
  • Cotton-top Tamarin (Saguinus oedipus). Primata dari Kolombia dengan jumlah spesies sekitar 6.000. Masuk daftar edisi 2008.
  • Variegated Spider Monkey (Ateles hybridus). Primata asli Kolombia dan Venezuela. Populasinya tidak diketahui dan masuk daftar pada edisi 2004, 2006, dan 2008.
  • Yellow-tailed Woolly Monkey (Oreonax flavicauda). Primata dari Peru ini tidak diketahui populasinya. Masuk daftar pada 2000, 2006, dan 2008.
Terkait :